May 6, 2013

Puisi Karawang Bekasi

Dulu kelas 6 SD, gue pernah bawaain ini puisi pas lomba Pramuka. Aneh kan Pramuka pake ada puisi segala -_-

Puisi karya Khairil Anwar yang bercerita kurang lebih tentang perjuangan. Dalam puisi ini kita diminta untuk selalu berjuang dan juga tidak boleh lupa kepada pahlawan. Kita diminta untuk mengenang jasa mereka yang bertempur tanpa meminta apa-apa kecuali kemerdekaan..





KARAWANG BEKASI
(KHAIRIL ANWAR)


Kami yang kini terbaring antara Karawang Bekasi
Tidak bisa  teriak merdeka dan angkat senjata lagi
Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami
Terbayang kami maju dan bertegap hati?
Kami bicara padamu dalam hening di kalam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu

Kenang, kenanglah kami
Kami sudah coba apa yang kami bisa
Tapi kerja belum selesai, belum apa – apa
Kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan arti 4-5 ribu nyawa
Kami Cuma tulang – tulang berserakan
Tapi adalah kepunyaanmu
Kaulah lagi yang ditentukan nilai-nilai tulang-tulang berserakan
Ataukah jiwa kami melayang untuk memerdekakan
Kemenangan dan harapan
Atau tidak untuk apa-apa
Kami tidak tahu, kami tidak lagi bisa berkata

Kaulah yang berkata
Kami bicara padamu dalam hening dimalam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak

Kenang, kenanglah kami
Terus, teruskan jiwa kami
Menjaga Bung Karno
Menjaga Bung Hatta
Menjaga Bung Syahrir

Kami sekarang mayat
Berilah kami arti
Yang tinggal tulang-tulang diliputi debu
Beri kami terbaring antara Karawang - Bekasi

No comments:

Post a Comment