B.A.P 3rd Mini Album
Bang Yongguk Himchan Daehyun Youngjae Jongup Zelo
Aku membuka mataku pada sinar matahari pagi dan melihat waktu di ponselku
Aku mengenakan pakaian yang ku siapkan tadi malam dan bergegas keluar pintu
Sendirian, aku bersenandung mengikuti lagu yang suka ku dengarkan sehari-hari
Sendiri, aku berjalan di antara gedung-gedung yang sangat kukenali
Senin, Selasa, setiap hari
Aku dapat melewatinya dan baik-baik saja
Aku bertemu dengan banyak teman
Hari ini, banyak hal yang membuatku tertawa
Musim panas, musim dingin, musim semi dan musim gugur
Waktu berjalan begitu cepat
Tapi mengapa aku di tempat yang sama menunggu untuk mu?
Kedai kopi yang kita gunakan untuk pergi
Kedai kopi kita
Aku duduk di sini sendirian, di mana aku bisa mencium aromamu
Aku masih tidak bisa melupakan mu
Kenangan kita masih tetap teringat
Jadi tanpa ku ketahui, seperti sebuah kebiasaan, aku datang ke sini
Rambut halusmu
T-shirt putih dan sepatu kets
Kau berjalan dengan santai
Aku melihatmu dalam mimpiku tapi itu tidak membuat hatiku berdebar lagi girl
Sama seperti bagaimana aroma kopi yang kuat menghilang
Kau telah pudar juga, aku sudah menjadi acuh tak acuh
Aku baik-baik saja saat aku berjalan ke toko kopi ini
Aku sudah terbiasa, oleh aroma karamel yang datang dari tubuhmu, kan?
Senin, Selasa, Everyday
Aku dapat melewatinya dan baik-baik saja
Aku tidur nyenyak di malam hari
Aku menonton film sedih tanpa menangis
Musim panas, musim dingin, musim semi dan musim gugur
Semuanya berubah
Tapi mengapa aku di tempat yang sama menunggu untuk mu?
Kedai kopi yang kita gunakan untuk pergi
Kedai kopi kita
Aku duduk di sini sendirian, di mana aku bisa mencium aromamu
Aku masih tidak bisa melupakan mu
Kenangan kita masih tetap teringat
Jadi tanpa ku ketahui, seperti sebuah kebiasaan, aku datang ke sini
Kadang-kadang, aku ingin bertanya bagaimana hari mu hari ini
Sekarang aku pandai makan pasta berminyak
Bagaimana dengan mu? Apakah kamu masih tidak suka acar?
Aku akhirnya mulai terbiasa hidup tanpa mu, itu cukup baik
Ketika aku mendengar hal tentangmu, aku bisa tertawa sekarang
Aku bersandar di jendela yang ditimpa sinar matahari dan memakai aerphonesku, lagi hari ini
Kedai kopi yang kita gunakan untuk pergi
Kedai kopi kita
Aku duduk di sini sendirian, di mana aku bisa mencium aromamu
Aku masih tidak bisa melupakan mu
Kenangan kita masih tetap teringat
Jadi tanpa ku ketahui, seperti sebuah kebiasaan, aku datang ke sini

No comments:
Post a Comment